Akhir-akhir ini, kalau lagi cari hiburan yang nggak cuma bikin ketawa atau baper doang, tapi juga bikin jantung berdegup kencang, Algojo langsung jadi jawabannya. Ini serial Vidio Original Series produksi Screenplay Films yang tayang perdana 16 Januari 2026, dan langsung banjir pujian karena aksi brutal, cerita gelap, dan setting Jakarta Utara yang terasa sangat “real”. Disutradarai oleh Rahabi Mandra (yang sebelumnya sukses dengan Kadet 1947), serial ini punya vibe action drama yang mirip John Wick versi Indo, tapi dengan rasa lokal yang kuat banget. Aku sendiri baru maraton semuanya minggu lalu, dan jujur, nggak nyangka bakal se-intens ini. Dari episode pertama aja udah langsung hooked! Sinopsis yang Bikin Penasaran (Tanpa Spoiler Berat) Zar (Arya Saloka) adalah seorang “Anjelo” — alias pengantar jemput pekerja seks komersial di Jakarta. Hidupnya biasa aja: antar-jemput, dapat duit, pulang ke rumah sederhana bareng bapaknya. Tapi semuanya berubah drastis saat ayahnya diserang oleh pria misterius. Zar mulai nyari tahu, dan petunjuk-petunjuk malah mengarah ke kelompok pembunuh bayaran rahasia bernama Algojo. Zar akhirnya terpaksa menyusup ke dunia gelap itu, dari jadi korban jadi algojo sendiri. Ceritanya nggak cuma soal balas dendam, tapi juga mengupas sisi kelam Jakarta Utara: kemiskinan, dunia malam, kekerasan jalanan, dan bagaimana orang biasa bisa terseret ke lingkaran setan pembunuhan berbayar. Ada elemen thriller, aksi tembak-menembak, pertarungan tangan kosong, dan drama keluarga yang bikin emosional. Pemeran yang Bikin Serial Ini Hidup Arya Saloka sebagai Zar — peran ini bener-bener breakthrough buat dia. Dari yang biasanya main romcom atau drama ringan, sekarang dia jadi action hero yang dingin tapi penuh emosi. Adegan fight-nya mantap, ekspresinya pas banget pas lagi marah atau bingung. Caitlin Halderman sebagai Icha — cewek misterius yang punya koneksi kuat sama dunia Algojo. Chemistry-nya sama Arya bikin penonton deg-degan, campur antara romansa dan ketegangan. Randy Pangalila sebagai Frengky — villain utama yang bikin geregetan. Karakternya licik, brutal, tapi punya alasan yang bikin kamu mikir “kok bisa ya orang segitu jahatnya”. Pendukung lain seperti Yusuf Mahardika dan beberapa aktor pendatang baru yang bikin dunia Algojo terasa hidup dan mencekam. Sutradara Rahabi Mandra bawa stunt coordinator Eka Piranha (yang biasa handle film-film action besar), jadi adegan aksinya nggak main-main — realistis, brutal, tapi nggak lebay. Kenapa Harus Nonton Algojo? Aksi level tinggi — Jarang banget serial Indo punya choreo fight se-detail ini. Ada projectile battles, close combat, sampe adegan kejar-kejaran di gang sempit Jakarta Utara. Cerita gelap tapi relatable — Angkat isu sosial seperti dunia malam, kemiskinan, dan bagaimana orang terjebak di lingkaran kekerasan. Nggak cuma action, tapi ada pesan moral yang dalam. Setting autentik — Risetnya kelihatan banget. Jakarta Utara digambarkan apa adanya: kumuh, ramai, penuh kontras antara glamor dan miskin. Rating tinggi — Di IMDb udah nyentuh 8.4/10 (dari review awal), dan di kalangan penonton Indo banyak yang kasih 9/10 karena “seru banget, bikin nggak bisa berhenti”. Serial ini tayang setiap Jumat pukul 07.00 WIB di Vidio, total episode sekitar 8-10 (udah tamat per Maret 2026). Cocok buat yang suka genre action-thriller seperti Narcos atau Money Heist, tapi versi Indonesia. Cara Nonton Sekarang Eksklusif di Vidio (Vidio Original) — HD, subtitle Indo, dan episode lengkap kalau kamu langganan Premier. Kalau mau opsi nonton alternatif (non-resmi): Cek channel Telegram ini buat full episode Algojo → https://t.me/dgxximovie2/4/2668 (pastikan pakai VPN/ad-blocker ya, dan hati-hati keamanan HP-nya!). Sudah nonton belum, Afiyah? Episode mana yang paling bikin deg-degan atau adegan fight favoritmu? Zar vs Frengky di akhir itu epic banget nggak sih? Spill dong pengalaman nontonnya! 😱 Navigasi pos Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung: Perpaduan Horor dan Komedi yang Menghibur Teori Cerita One Piece Live Action Season 2: Petualangan Baru Menuju Grand Line